Perempuan Saat Ini

Pict from googleSelalu menarik untuk menjadi pembahasan, itulah perempuan dan segala hal yang berkaitan dengannya. Kalangan pegiat feminis pun gencar untuk memperjuangkan hak-hak perempuan, mereka mengganggap permasalahan yang melanda perempuan saat ini adalah diakibatkan oleh ketidaksetaraannya derajat perempuan dan laki-laki.

Memang betul, kondisi perempuan saat ini kian hari semakin memprihatinkan. Kesejahteraan perempuan tidak terjamin, sengsara dalam kurangnya ekonomi, keamanan pun tidak terlindungi. Kondisi kritis ini nyata dihadapi perempuan Indonesia, mulai dari kasus pemerkosaan, maraknya para PSK, kekerasan serta menjamurnya kaum perempuan yang menjadi tenaga kerja demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Namun, perlu disadari bahwa ide feminis sangat berbahaya dan berbenturan dengan Islam. Pasalnya, mereka menganggap bahwa aturan-aturan Islam mengekang dan membatasi kebebasan perempuan. Seperti kewajiban menutup aurat dianggap sebagai bentuk kekerasan dan diskriminasi karena memaksa perempuan untuk mengenakan jilbab dan kerudung yang boleh jadi tidak disukainya. Begitu pula dengan hukum Islam yang lain seperti larangan khalwat, safar, izin istri, dll. Mereka menganggap semua itu sebagai pengekangan atas perempuan. Islam dipandang sebagai musuh perempuan.

Keadilan yang didefinisikan kaum feminis adalah kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, maka mereka pun menjadikan perempuan sebagai imam shalat Jumat, menyamakan hukum waris, menjadikan penafkahan sebagai kewajiban suami dan istri, serta mengingkari kepemimpinan laki-laki atas perempuan. Naudzubillah…

Padahal, tekanan sistem kapitalismelah yang sesungguhnya telah mengakibatkan kemiskinan dan ketidaksejahteraan, sehingga perempuan harus memikul beban lebih. Tawaran feminisme yang mengusung kesetaraan gender bukanlah solusi tepat dalam menyelesaikan masalah perempuan. Pasalnya, berbagai masalah justru muncul dengan diadopsinya ide feminisme ini. Seperti eksploitasi terhadap perempuan, diabaikannya peran utama perempuan sebagai pencetak generasi serta pengelola rumah tangga, dll.

Sahabat, ide feminis bersumber dari pemikiran akal manusia, sementara akal manusia adalah terbatas. Menentukan yang baik untuk diri sendiri saja manusia seringkali salah. Maka, konsep kesetaraan gender ini adalah batil karena membuat perempuan meninggalkan fitrahnya yang mulia.

Perempuan adalah tonggak masa depan bangsa karena di tangan perempuan, pendidikan anak sebagai generasi masa depan pertama kali diberikan. Pendidikan keluarga pun tak luput dari peranan perempuan. Kemuliaan perempuan tidak bisa diukur dengan kemampuan menghasilkan uang, jabatan yang bisa disandang, partisipasi dalam politik atau pun segala hal yang bersifat materi. Perempuan bukanlah obyek pemuas syahwat masyarakat, tubuh perempuan adalah untuk mereka sendiri bukan untuk dipajang di depan umum.

Sudah saatnya perempuan bangkit. Menuruti semua aturan dan perintah Allah dan membuang jauh-jauh pemikiran yang bertolak belakang dengan Islam, Allah SWT. Berfirman:

Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang yang dzalim. (QS. Al-Baqarah [2]: 229)

Sesungguhnya Islam memandang perempuan adalah makhluk yang mulia dan kesejahteraannya wajib untuk dipenuhi. Dimana semua hal tersebut tidak akan bisa terealisasi tanpa adanya sistem pemerintahan yang benar yang menerapkan Islam secara keseluruhan, sistem Islam yang telah dicontohkan rasulullah dan diterapkan selama 14 abad, yakni Khilafah ‘ala minhaj an-Nubuwah yang merupakan solusi atas semua permasalahan perempuan dan semua permasalahan lain yang terjadi.

Wallahualam bi ash-shawab…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s