Pengorganisasian BK

Setelah sebelmale-teacher-helping-boyumnya dibahas mengenai Jenis-Jenis Layanan BK yang di dalamnya mencakup Layanan dasar, Layanan Responsif, Layanan Perencanaan Individual serta Dukungan Sistem. Kali ini akan dibahas mengenai Pengorganisasian BK yakni berkaitan dengan peran guru dalam kegiatan BK di sekolah: SD/SLTP/SLTA.

Pengorganisasian program layanan bimbingan dan konseling di sekolah adalah upaya melibatkan orang-orang ke dalam organisasi bimbingan di sekolah, serta upaya melakukan pembagian kerja di antara anggota organisasi bimbingan di sekolah.

Di bawah ini dijelaskan tugas personel sekolah yang berkaitan dengan kegiatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Kepala Sekolah
Sebagai penanggung jawab kegiatan pendidikan di sekolah, tugas kepala sekolah ialah

  • Mengoordinasikan seluruh kegiatan pendidikan yang meliputi kegiatan pengajaran, pelatihan dan bimbingan di sekolah
  • Menyediakan serta melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah
  • Memberikan kemudahan bagi terlaksananya program bimbingan dan konseling di sekolah
  • Melakukan supervise terhadap pelaksanaan bumbingan dan konseling di sekolah
  • Menetapkan coordinator guru pembimbing yang bertanggung jawab atas koordinasi pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah berdasarkan kesepakatan bersama guru pembimbing
  • Membuat surat tugas guru pembimbing dalam proses bimbingan dan konseling pada setiap awal caturwulan
  • Menyiapkan surat pernyataan melakukan kegiatan bimbingan dan konseling sebagai bahan usulan angka kredit bagi guru pembimbing. Surat pernyataan ini dilampiri bukti fisik pelaksanaan tugas
  • Mengadakan kerja sama dnegan instansi lain yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling. Serta
  • Melaksanakan bimbingan dan konseling terhadap minimal 40 siswa, bagi kepala sekolah yang berlatar belakang bimbingan dan konseling.

Wakil Kepala Sekolah
Wakil kepala sekolah membantu kepala sekolah dalam hal:

  • Mengoordinasikan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling kepada semua personel sekolah
  • Melaksanakan kebijakan pimpinan sekolah terutama dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling, serta
  • Melaksanakan bimbingan dan konseling terhadap minimal 75 siswa, bagi wakil kepala sekolah yang berlatar belakang bimbingan dan konseling.

Kordinator Guru Pembimbing (Konselor)
Tugas-tugas coordinator guru pembimbing dapat dirinci, seperti:

  • Mengoordinasikan para guru pembimbing dalam:
  • Memasyarakatkan pelayanan bimbingan
  • Menyusun program
  • Melaksanakan program
  • Mengadministrasikan kegiatan bimbingan
  • Menilai program, dan
  • Mengadakan tindak lanjut
  • Membuat usulan kepada kepala sekolah dan mengusahakan terpenuhinya tenaga, sarana, serta prasarana, dan
  • Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan bimbingan kepada kepala sekolah

Guru Pembimbing (Konselor)
Adapun tugas guru pembimbing ialah:

  • Memasyarakatkan kegiatan bimbingan
  • Merencanakan program bimbingan
  • Melaksanakan persiapan kegiatan bimbingan
  • Melaksanakan layanan bimbingan terhadap sejumlah siswa yang menjadi tanggung jawabnya minimal sebanyak 150 siswa.
  • Melaksanakan kegiatan penunjang bimbingan
  • Menilai proses dan hasil kegiatan layanan bimbingan
  • Menganalisis hasil penilaian
  • Melaksanakan tindak lanjut berdasarkan hasil analisis penilaian
  • Mengadministrasikan kegiatan bimbingan dan konseling, serta
  • Mempertanggungjawabkan tugas dan kegiatan kepada koordinator guru pembimbing

Staff Administrasi
Seperti personel bimbingan lain, staf administrasi adalah personel yang memiliki tugas bimbingan khusus antara lain:

  • Membantu guru pembimbing dan coordinator dalam mengadministrasikan seluruh kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah
  • Membantu mempersiapkan seluruh kegiatan bimbingan dan konseling, serta
  • Membantu menyiapkan sarana yang diperlukan dalam layanan bimbingan dan konseling.

Guru Mata Pelajaran
Guru mata pelajaran adalah personel yang sangat penting dalam aktivitas bimbingan. Tugas-tugasnya adalah

  • Membantu memasyarakatkan layanan bimbingan kepada siswa
  • Melakukan kerja sama dengan guru pembimbing dalam mengidentifikasi siswa yang memerlukan bimbingan
  • Mengalihtangankan siswa yang memerlukan bimbingan kepada guru pembimbing
  • Mengadakan upaya tindak lanjut layanan bimbingan (program perbaikan dan program pengayaan)
  • Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh layanan bimbingan dari guru pembimbing
  • Membantu mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam rangka penilaian layanan bimbingan, serta
  • Ikut serta dalam program layanan bimbingan

Wali Kelas
Wali kelas sebagai mitra kerja konselor, juga memiliki tugas-tugas bimbingan, yaitu:

  • Membantu guru pembimbing melaksanakan layanan yang menjadi tanggung jawabnya
  • Membantu memberikan kesempatan dan kemudahan bagi siswa, khususnya di kelas yang menjadi tanggung jawabnya, untuk mengikuti layanan bimbingan
  • Memberikan informasi tentang siswa di kelasnya untuk memperoleh layanan bimbingan dari guru pembimbing
  • Menginformasikan kepada guru mata pelajaran tentang siswa yang perlu mendapat perhatian khusus, dan
  • Ikut serta dalam konferensi kasus

Analisis Materi
        Menurut analisis saya mengenai materi Pengorganisasian BK (peran  guru  dalam  kegiatan  BK di sekolah: SD/SLTP/SLTA) ini, dalam menjalankan tugasnya BK memerlukan pihak-pihak lain yang bekerja sama, bahu membahu dalam menjalankan tugas bimbingan dan konseling agar bisa mencapai tujuan dari bimbingan konseling itu sendiri. Pengorganisasian BK ini juga hal yang penting, karena dengan melakukan pengorganisasian yang matang pada pelaksanaannya program bimbingan memiliki kejelasan arah serta memudahkan untuk mengontrol dan mengevaluasi kegiatan bimbingan dan konseling yang sudah dilaksanakan, sehingga pencapaian yang didapat atau kekurangannya bisa diketahui.

Pada fakta yang ada, jumlah guru BK cenderung sedikit sehingga kurang memadai untuk membina sejumlah siswa yang banyak. Oleh karena itu, sebagai seorang guru atau pihak-pihak lainnya yang terlibat di sekolah hendaklah membantu meringankan tugas guru BK dengan melaksanakan rincian tugas yang telah dipaparkan di jabaran materi di atas. Selain itu, guru atau wali kelas hendaknya bergerak bersama dan melakukan kerja sama dengan guru pembimbing dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa, karena guru mata pelajaran maupun wali kelas adalah mereka yang sering berinteraksi dengan siswa sehingga dapat mengidentifikasi kondisi dari siswa. Dengan bergerak bersama dan saling bersinergi tentu upaya untuk mencetak generasi yang lebih baik akan jauh lebih ringan.

Referensi:
Nurihsan, A. J.(2006). Bimbingan dan Konseling dalam Berbagai Latar Kehidupan. Bandung:      PT Refika Aditama

Advertisements

One thought on “Pengorganisasian BK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s